Sosial dan Budaya

Sosial dan Budaya (9)

suarahatirakyat.com -Aksi demo damai Barisan Merah Putih Pembela NKRI di provinsi Papua digelar. Ribuan orang turun ke jalan di Jayapura, Papua.

Unjuk rasa pada Kamis (2/6/2016) itu diikuti banyak anggota masyarakat. Bisa dilihat pada aktivitas perdagangan di wilayah Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Keerom yang terhenti. Pasar tradisional dan pertokoan tutup.

Warga memang diajak untuk turun ke jalan melakukan aksi demo menentang gerakan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dan ULMWP 

Sehari sebelumnya surat edaran yang dikeluarkan Ketua Barisan Merah Putih dan Ketua Kerukunan Sulawesi Selatan telah diedarkan pasar- pasar dan semua toko, bahkan supermarket untuk ikut melakukan unjuk rasa damai.

Marten Sremsrem seorang pihak keamanan pasar dari Dinas Perindakop Kota Jayapura, mengatakan, walau sudah ada pemberitahuan dari kepala pasar bahwa Pasar Yotefa tetap dibuka, namun banyak penjual yang memilih tutup.

"Tetapi pada kenyataannya Pasar Yotefa pada hari ini tampak sepi, bukan hanya penjual tetapi juga sepi pembeli," ujarnya.

Dalam selebaran ajakan demo dari Barisan Rakyat Pembela NKRI meminta semua elemen baik suku, agama dan kelompok profesi turun jalan menyuarakan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Barisan Rakyat Pembela NKRI juga meminta maaf apabila aktivitas bisnis terganggu. "Kita korbankan waktu sejenak untuk menciptakan iklim perekonomian yang lebih baik dalam jangka panjang. Mari kita hormati saudara-saudara kita yang menyuarakan NKRI," isi selebaran tersebut.

 

Wednesday, 01 June 2016 00:00

Pancasila Dasar Indonesia Merdeka Selengkapnya

Written by

suarahatirakyat.com -Pancasila sebagai Dasar Indonesia Merdeka adalah merupakan keyakinan standar yang tumbuh dari Hukum "Mengangkat Harkat dan Martabat Hidup Orang Indonesia asli" maknanya bahwasanya  Pancasila adalah falsafah Bangsa (philosophy grondslag) Pandangan hidup dalam kehidupan Berbangsa dan landasan idiologi dalam Bernegara.

Inilah yang harus kita fahami bahwasanya Bangsa Indonesia dengan sejarahnya terlahir Bangsanya dulu pada 28 oktober 1928, meletakan Pancasila 1 juni 1945 dan memproklamasikan kemerdekaan Bangsa Indonesia pada 17 agustus 1945 serta membentuk Ngara pada 18 agustus 1945. ini sama-sekali berbeda di seluruh dunia di mana NKRI terlahir bangsanya dulu baru kemudian membentuk Negara. Oleh sebab itu maka kita anak bangsa ini harus berpikir keras harus membangun ilmunya sendiri. bangsa yang mau menjadi besar adalah bangsa yamg mau mengembleng diri, sehingga kepercayaan diri bisa tumbuh. tanpa percaya pada kekuatan jiwa sendiri selamanya bangsa Indonesia akan tetap menjadi pengekor bangsa-bangsa asing.

Pancasila harus benar-benar disikapi dalam berkehidupan berbangsa dan barnegara dimana jika kita memiliki sikap keberpihakan kepada Ketuhanan Yang Maha Esa akan membentuk manusia-manusia yang adil dan beradab bukan tidak adil dan biadab, manusia-manusia yang adil dan beradab itulah yang menyatukan bangsa indonesia bukan memecah belah dan akan tumbuh rakyat yang di pimpin oleh hikmah(orang yang senangtiasa menimbah ilmu) den menyelesaikan segala persoalan dengan musyawarah mufakat dalam suatu bentuk perwakilan,bukan demokrasi voting.! barulah akan terwujud sebuah cita-cita keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia . bukan kelompok,partai,golongan dll.

pokok fikiran yang harus kita harus tanamkan sebagai anak bangsa ini adalah kita harus siap sebagai bangsa yang berdiri sendiri dari  ilmunya,tekniknya dan manajemenya kita harus siap di gembleng hingga akhir zaman karena itulah tujuan berbangsa dan bernegara kita. seperti firman Allah SWT dalam (Al-Quran surah Ar-Ra'd ayat 11 ) "Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan "

ini jelas bahwasanya kitalah yang menentukan rusak dan tidaknya bangsa ini ,dunia ini. olehnya itu kembali kepada jati diri Bangsa kita dimana atas petunjuk Allah melahirkan Bangsa Indonesia, meletakan pancasila sebagai dasar Indonesia merdeka, memproklamirkan kemerdekaan bangsa Indonesia dan mendirikan Negara Keastuan Republik Indonesia ini adalah hidaya kepada bangsa ini.tidak ada katalain sekarang kecuali kembalikan Jati diri Bangsa Indonesia dan kembali kepada Pancasila dan  UUD 1945 (asli).

suarahatirakyat.com -Cara Kodam XVI/Pattimura Meredam Gerakan Separatis Di Maluku . (Aboru, 25/4). 
Kodam XVI/Pattimura menggelar kegiatan sosial kesehatan di Desa Pelauw dan Desa Aboru, Kecamatan Pulau Haruku, Maluku Tengah pada tanggal 22 s.d 25 April 2016 dalam rangka HUT Kodam yang jatuh pada tanggal 15 Mei medatang. Pemilihan lokasi tersebut merupakan kebutuhan dan permintaan masyarakat kepada Pangdam XVI/Pattimura, Mayjend TNI Doni Monardo saat melakukan kunjungan pertama kali di Desa  Aboru dan Desa Pelauw pada 5 Desember 2015

Desa Aboru merupakan salah satu dari 7 negeri yang berada di Pulau Haruku dan memiliki jumlah penduduk 2.043 jiwa dan 617 kk dikenal sebagai basis kekuatan kelompok yang menamakan dirinya RMS. Setiap tanggal 25 April di Desa tersebut sering terlihat pengibaran bendera RMS yang dikibarkan oleh oknum masyarakat setempat, setiap ada kunjungan Pejabat pemerintah ke Desa tersebut, tetapi tidak pernah ada warga yang ditangkap akibat pengibaran bendera “benang raja”  tersebut. Petugas setiap kali hanya bisa menurunkan dan berharap tidak ada warga yang bersimpatik lagi kepada kelompok tersebut.

Desa Aboru menjadi kembali terkenal sejak peristiwa “Tari Cakalele” saat pembukaan perayaan Hari Keluarga Nasional  yang dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Juli 2007, dimana hampir semua pelakunya merupakan warga Aboru.

Disisi lain, Stigma “RMS” menjadikan desa Aboru kurang tersentuh dari program pemerintah yang menyebabkan pembangunan sarana prasarana sangat minim, seperti pelayanan kesehatan, dermaga dan sekolah.

Pangdam XVI/Pattimura yang berkesempatan menghadiri kegiatan Bhakti Sosial di Desa Aboru tanggal 25 April 2016, selain melihat langsung pengobatan yang dilakukan oleh Tim Kesehatan Kodam juga memberikan bantuan Keramba dan Bibit ikan kepada perwakilan masyarakat yang diterima oleh pejabat negeri Aboru, Bapak Jhon Riry yang disaksikan masyarakat di Balai Desa Aboru serta Kepala Dinas Perikanan Provinsi Maluku yang  mewakili  Gubernur, Dr. Romeos Far Far dan Ketua Persekutuan Gereja Wilayah Maluku, Bapak ,Pdt. Jhon Ruhulesi Sth, M.Si.

Bantuan tersebut merupakan salah satu program "Emas Hijau dan Emas Biru" yang terus digalakkan sebagai wujud kepedulian Kodam dalam membantu meningkatkan kesejahteraan penduduk setempat.

Selain itu, Kodam memberikan kesempatan kepada putra daerah untuk menjadi militer. Ada tiga orang putra Aboru dari lima orang yg ikut seleksi calon Tamtama TA. 2016 yang lolos mengikuti pendidikan di Rindam XVI/Pattimura. Masuknya putra Aboru mengikuti pendidikan militer merupakan kali pertama sejak 1999. 

Kini, Brandon Hendrik, Polipus Riry dan Berto Akihari merupakan putra daerah Aboru sedang mengikuti pendidikan Catam TA 2016 di Rindam XVI di Suli, Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah. Hal ini juga merupakan kebijakan Kodam dalam mewadahi putra daerah untuk menjadi militer sebagaimana  yang disampaikan Pangdam, Mayjend TNI Doni Monardo dalam setiap kesempatan bersilaturahmi dengan masyarakat. "Kodam sudah mengalokasikan 80 % setiap werving, khusus untuk putra daerah bahkan bisa lebih bila hasil seleksi putra daerah lebih baik seperti seleksi Catam TA 2016 " kata Pangdam saat memberikan sambutan di Aboru (Senin, 25/4)

“Ini merupakan hal yang baik bagi kami disini tidak lagi merasa dikucilkan pemerintah karena dianggap partisan RMS yang sebenarnya tidak semua warga mendukung kelompok itu”, kata ibu Rachel (64) yang cucu perempuannya kelas 2 SMA bercita cita ingin menjadi tentara.  Ditempat yang sama,   Martha (73)  menambahkan "Kami ingin hidup tenang dan aman serta diperlakukan sama dgn daerah lainnya". (Pendam16)

(editor; SGTcon)

Monday, 25 April 2016 00:00

RIBUAN BURUH KEPUNG ISTANA 2 MEI

Written by

RIBUAN BURUH KEPUNG ISTANA 2 MEI

Jakarta suarahatirakyat.com peryataan sikap dalam rangka memperingati hari buruh sedunia may day

SBSI.1992.FNPBI.KSN.GASPERMINDO mengambil tema Lawan Sistem Ekonomi Politik Kapitalisme.

Konferensi pres dan pernyataan sikap yg dilaksanakan di DPP SBSI 1992 Jl. Juanda raya jakarta  yg dihadiri oleh sunarti.ketua DPP SBSI 1992.kuswara Presiden KSN FNPBI Supriadi dan Gespermindo andilanto 25/16.menyatakan May day memiliki makna Proses peristiwa menuju kemenangan kaum buruh di seluruh Dunia.jika pada puluhan abad kaum buruh berhasil mengurangi jam kerja bagai mana dengan kaum buruh saat ini...?

Apa yg harus kita menangkan ...? Dengan beragam jenis personal yg di alami oleh kelas buruh/ pekerja kemenangan apa yang harus bisa kita nikmati oleh anak cucu kita kelak. Belakang ini kondisi perindustrian Nasional sangat memperhatikan banyak industri kita mengalami kebangkrutan yang di sebabkan oleh tidak menentunya kondisi perekonomian global yang tidak dapat di hindari sehinga berakibat terhadap perekonomian Nasional.

ditahun 2016 ini,Indonesia dan Asia tenggara memasuki MEA di mana kerjasama Ekonomi regional membawa semangat liberalisasi yg sangat kental, MEA mensyaratkan pergerakan bebas Modal,Investasi,jasa,perdagangan,dan tenaga kerja.tegas ibu sunarti pada saat konfrontasi pres di tahun 2011 lalu. pemerintah juga menerbitkan UU BPJS Nomor 24 tahun 2011 yang merupakan turunan dari UU Nomor 40 tahun 2004 tentang sistem jaminan Sosial Nasional ( SJSN) yang mengatur tentang Asuransi Sosial yang di kelola oleh BPJS buruh di paksa sedemikian rupa untuk taat dan tunduk atas nama kepentingan Rakyat dan Negara dalam menjamin layanan asuransi kesehatan dan asuransi sosial lainya.

pemerintah dengan sengaja mengeksploitasi rakyatnya sendiri demi keuntungan pengelola Asuransi.ini merupakan bukti nyata dari pengaruh neoliberalisme.Presiden KSN Kuswara menyatakan bagi kami,kebutuhan penting Bangsa Indonesia dewasa ini ialah mengembalikan fungsi Industri Nasional bagi kekuatan Utama perekonomian nasional.dengan kuat dan kokohnya industri akan semakin menguasai perindustrian Nasional dan perekonomian Negara.maka dengan itu buruh harus peduli dan terus berjuang untuk menguatkan Industri Nasional.

hal itu juga di sampaikan bersama kami dari komite aksi may day 2016 menyatakan sikap kepada pemerintahan Jokowi dodo Jusuf kalla
1. Tolak politk.upah murah./ PP No.78.tahun 2015 tentang pengupahan.
2. Stop Union Basting dan kriminalisasi.
3. Tolak Peristiwa laksanakan Industri Nasional untuk kesejahteraan Buruh
4. Tolak liberalisasi jaminan sosial kesehatan dalam bentuk iuran ( BPJS Yang bersyarat )
5. Wujudkan perlindungan sosial untuk rakyat sesuai UUD 1945

Saturday, 23 April 2016 00:00

Saya OAP Dan Pendapat Saya Tentang OAP

Written by

suarahatirakyat.com

Pertama-tama saya ucapkan terima kasih kepada www.suarahatirakyat.com yang telah bersedia untuk menerbitkan opini saya sebagai OAP (Orang Asli Papua) tentang OAP melalui kategori Opini Masyarakat di website berita ini.

Saya menyampaikan pemikiran saya ini karena saya miris dengan beberapa orang di Papua ini yang masih belum memahami tentang INDAHNYA KEBERSAMAAN DAN KEBERAGAMAN. Padahal ada yang menyebutkan bahwa PAPUA & PAPUA BARAT ini merupakan Miniatur dari INDONESIA yang mana semua suku dan agama yang ada di negara ini ada di sini.

 

Perlu kiranya kita bangga terhadap dunia bahwa negara kita adalah negara satu-satunya di dunia yang berpenduduk dengan beribu-ribu suku dan beraneka ragam agama hidup berdampingan dan saling menjunjung tinggi toleransi.

 

Sebagaimana dengan kehidupan saya di PAPUA. Saya tidak bisa memaksa siapapun harus sependapat dengan Saya, Silahkan masing-masing berjalan sesuai dgn pendapat dan pikirannya. Tapi saya hanya mau menyampaikan alasan kenapa Saya sebagai OAP memilih setia kepada NKRI, terserah sebagian kecil OAP menganggap saya pengkhianat. Tapi ini beberapa alasan Saya yang sangat mendasar:

 

Sejak Saya dilahirkan ke Bumi tidak pernah merasa terjajah oleh siapapun, kebetulan saya lahir bukan masa penjajahan Belanda maupun Jepang. Saya bebas kemana saja di seluruh pelosok Indonesia tampa gangguan apapun.
Saya tidak pernah diperlaukan Diskriminasi Oleh Sodara2 saya suku manapun. Bahkan Saya melihat banyak Saudara OAP yg menikah dengan Suku lain selain Papua.
Tidak ada satupun Hak yg dimiliki Oleh WNI lain selain Papua yg tidak dimiliki oleh OAP dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sebaliknya banyak hak khusus yg dimiliki OAP yg tidak dimiliki oleh WNI lain. Saya sudah jalan ke hampir seluruh Wilayah NKRI. Di sana Orang Papua tdk disebut pendatang, tapi di Papua ada istilah pendatang dan Pribumi.
Di Papua saya melihat jarang sekali OAP yg punya kios, jarang yg bisa bertani secara moderen atau jadi Nelayan besar, jadi tukang seperti Sodara2 Saya WNI yg lain. Artinya Kalau Papua pisah dari NKRI maka Papua akan mundur 2 abad ke belakang. Kelas papua hanya kelas jual Pinang. Karena itu Saya mau mendorong Sodara2 Saya Papua agar mau belajar yg baik, bekerja keras sehingga seluruh OAP dapat mencapai taraf hidup ygblebih baik.
Saya sudah pernah jalan2 ke berapa Negara Tetangga Wilayah Malenesia, Saya belum pernah menemukan Negara manapun di Wilayah Malenesia yg lebih maju dan lebih sejahtera dari pada Papua. Bahkan Hampi seluruh kebutuhan dasar Warga PNG dipasok dari Papua. Karena Sodara kita di Malenesia sana dikuasai oleh org Asing.
Demikian pula Hampir hampir seluruh kebutuhan dasar Papua di kirim dari Provinsi lain. Sehingga kalau Papua pisah dari NKRI maka seluruh kebutuhan pokok Papua akan diekspor dari luar, betapa menderitanya Papua kalo itu terjadi apalagi kalau kita di Embargo.
Pakta sejarah membuktikan bahwa Papua tidak pernah berdiri sendiri dalam suatu pemerintahan sendiri. Tidak pernah ada kerajaan Papua. Tapi hanya kelicikan penjajah Belandalah yg membayar sekelompok penghianat diberikan Bendera Bintang Kejora dan lagu Hai Tanahku Papua yg dianggap sebagai lagu kebangsaan. Semua simbol2 Negara boneka tersebut murni buatan dan Ciptaan Belanda, bukan karya, buatan atau ciptaan anak Papua sendiri. Jadi dimana kebanggan dan kehormatan Papua?
 NKRI selalu dituduh melakukan pelanggaran HAM dan Genocide terhadap Orang Papua, tapi kenyataannya sejak dahulu Nenek moyang kita OAP hingga jaman modern sekarang selalu perang suku, hanya karena persoalan kecil kita saling bunuh dan saling makan sesama Saudara, entah sudah berapa ribu jatuh korban karena perang suku. Justru Nkri lah melalui aparat keamanannya berusaha mendamaikan kita dan mengajarkan peradaban.
9. Di dalam hukum dan pemerintahan Orang Papua tdk dibedakan dengan suku lain. Banyak OAP yg jadi mentri, banyak yang jadi Jenderal, bahkan seluruh Gubernur dan Bupati/walikota semuanya OAP. Saya Optimis bahwa suatu saat Presidi RI adalah OAP apabila kita mau belajar keras mengisi kemampuan dan Wawasan kita.
10. Saya sangat cinta dan bangga kepada Papua, tetapi saya lebih Bangga sebagai bagian dari NKRI. Karena apabila Saya hanya menjadi Papua maka Saya sangat kerdil. Tetapi apabila saya NKRI Saya kaya. Saya bisa Pulau Jawa, Bali, Sulawesi, Kalimantan, Maluku, Sumatera dll. Dan Saya punya Saudara ribuan Suku serta bemacam2 Agama di Indonesia. Karena NKRi dibentuk bukan atas dasar Ras, agama, Suku bangsa dll. Tapi NKRI dibentuk atas dasar Bhineka Tunggal Ika (Berbeda-beda tetapi tetap satu). SALAM PERSATUAN JHON KOGOYA

(editor: sgt)

 

JAKARTA- (SUARAHATIRAKYAT.COM) Ketika setiap orang baik dalam statusnya sebagai individu maupun kelompok selalu menginginkan perubahan. Mungkin satu hal yang harus kita ingat bahwa makna dari kehidupan adalah pergerakan.
 
Sebuah perubahan yang kita dambakan tidak akan terwujud manakala kita diam dan berpangku tangan. Perubahan bukan sekedar niat dan tekad tapi dibutuhkan langkah pasti untuk mewujudkannya.
 
Berangkat dari makna perubahan dan pergerakan itulah sehingga kami tampil untuk menunjukkan kepada setiap mata yang memandang, semua telinga yang mendengar serta setiap mulut yang berbicara bahwa dari sudut bumi yang jauh ini kami hadir dengan niat dan upaya untuk menjadi lebih baik dari hari-hari sebelumnya.
 
Apalagi dengan tuntutan dari daerah tercinta ini, maka satu tekad dari kami yakni BERGERAK DEMI PERUBAHAN MALUKU TENGGARA. Hari ini mungkin kami hanya bisa maju selangkah, namun satu langkah bagi kami lebih berarti karena semua itu demi perubahan. 
 
 
Ketika setiap orang baik dalam statusnya sebagai individu maupun kelompok selalu menginginkan perubahan. Mungkin satu hal yang harus kita ingat bahwa makna dari kehidupan adalah pergerakan.
 
Sebuah perubahan yang kita dambakan tidak akan terwujud manakala kita diam dan berpangku tangan. Perubahan bukan sekedar niat dan tekad tapi dibutuhkan langkah pasti untuk mewujudkannya.
 
Pangan untuk Energi, teknologi mengikuti perkembangan peradaban manusia sehingga semua kehidupan dilakukan dengan menggunakan teknologi dan yang menggerakkan teknologi adalah sumber daya energi yang berasal dari alam, kini energi dari alam Sdh berkurang sehingga perlu energi terbaharukan yang bersumber dari hayati, sejak zaman peradaban sumber daya hayati di gunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan manusia sebagai energi untuk bergerak, berpikir secara produktif.
 
Saat ini kita diperhadapkan dengan 2 (dua) kebutuhan mendasar yaitu:
1. Pangan dan 2. Energi semuanya bersumber dari sumber daya hayati yang bisa di perbaharui, hal ini memerlukan manejemen dan kebijakan politik pangan yang terarah, jika tidak maka salah satunya akan mengalami disintegrasi yang mengakibatkan terjadinya gejolak sosial, ekonomi dan politik di masyarakat.
 
Oleh sebab itu ada kebijakan politik pangan yang segera di lakukan Pemerintah antara lain:
1. Kelembagaan pangan nasional yang mengatur kebijakan pangan, regulasi sumber pangan.
2. Kementerian Pertanian mengurus budidaya yang fokus pada PAJALE, ternak dan sebagian komoditi perkebunan.
3. Komoditi ubi-ubian, sebagian komoditi perkebunan di kelola untuk kebutuhan energi.
 
Pelaksanaan produksi pertanian PAJALE di fokuskan pada 17 daerah sentra produksi dan wilayah timur yang memiliki potensi ubi-ubian di arahkan untuk produksi bahan baku etanol dengan menggunakan teknologi moderen dengan kebijakan ini maka kita harapkan kebutuhan pangan dan energi dapat berjalan dengan baik di negeri ini.
 
ARTINYA APA YANG TIDAK MUNGKIN, SEMUA YANG KITA PIKIRKAN AKAN MUNGKIN TERJADI KETIKA KEMAUAN ITU MASIH MENGEJAR KITA!!!
 
Pengalaman kami membangun desa Mandiri Pangan sejak tahun 2006-2015 sebanyak 3.000 desa dari Sabang sampai Merauke, dengan karakteristik wilayah dan masyarakat yang berbeda tapi kami mampu menekan kemiskinan dan meningkatkan KESEJAHTERAAN Masyarakat di seluruh pelosok tanah air.
 
Sehingga saya yakin jika saya di percaya oleh masyarakat Maluku Tenggara untuk membangun Maluku Tenggara (Malra) kedepan yang jumlah Ohoi/desa hanya 190 Ohoi/desa, bisa dapat kita sejahterakan dalam waktu hanya 5 lima tahun, masyarakat bisa SEJAHTERA dan MANDIRI dalam EKONOMI kerakyatan.
 
Strategi membangun desa di bagi dalam 5 tahap yaitu:
1. Tahap persiapan.
2. Tahap penumbuhan.
3. Tahap pengembangan.
4. Tahap kemandirian dan
5. Tahap existrategis yang setiap tahapan pembangunan pedesaan di fokuskan pada subsektor tertentu untuk mempercepat kesejahteraan masyarakat.
 
(IL/Suarahatirakyat.com)
Thursday, 31 March 2016 00:00

Kereta Bandara Soetta Dikebut, Perkerjaan Fisik Capai 20%

Written by

Kereta Bandara Soetta Dikebut, Pekerjaan Fisik Capai 20%

Pontianak -Pengembangan jaringan kereta bandara yang menghubungkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) di Tangerang dan Stasiun Sudirman Baru di Jakarta Pusat terus dikebut.

Pekerjaan fisik pengembangan jaringan kereta bandara ini sendiri terus menunjukkan perkembangan yang positif. Pekerjaan fisik telah mencapai 20%.

"Konstruksinya sudah 20% sampai sekarang. Pembangunannya terus jalan sambil menyelesaikan pembebasan lahan," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura II (AP II) (Persero), Budi Karya Sumadi ditemui di Bandara Supadio, Pontianak, Rabu (30/3/2016).

Pekerjaan proyek kereta bandara dikerjakan oleh PT Railink, yang merupakan anak usaha patungan dari PT KAI dan AP II. Total panjang lintasan kereta bandara ini mencapai 36,3 km. Jaringan kereta nantinya menghubungkan Terminal 3 Ultimate Bandara Soeta dengan Stasiun Sudirman Baru.

Dari 36,3 km tersebut, sekitar 12,1 km dari Stasiun Batu Ceper-Airport Railway Station (ARS) di Bandara Soetta merupakan ruas baru yang akan dibangun. Namun, proses konstruksinya belum bisa dilakukan karena KAI masih menyelesaikan proses verifikasi dan pembayaran lahan.

Saat beroperasi nanti, Stasiun Bandara Soetta-Stasiun Manggarai ditempuh dalam waktu 56 menit. Setiap hari, Railink akan mengoperasikan 124 perjalanan dengan 10 rangkaian.

Satu rangkaian terdiri dari 6-10 kereta. Per hari, Kereta Bandara Soetta ditargetkan bisa membawa 13.000 penumpang dari atau ke Bandara Soetta.

Sembari melakukan pembangunan jalur kereta bandara tersebut, saat ini AP II juga tengah menyelesaikan proses pembangunan stasiun terintegrasi di dalam area bandara.

Teransportasi yang sangat efisien dan ramah lingkungan, dapat mengurai kemacetan di DKI jakarta, serta harga tiket terjangkau kalangan menengah kebawah.


"Pekerjaan stasiun integrated, progres konstruksinya sudah 45%," sambung dia.

(JK/Suarahatirakyat.com)

Suarahatirakyat.com - Ketika masa kanak-kanak terenggut dengan kerasnya ibukota, mimpi anak kecil yang tak pernah tahu bagaimana cara untuk mewujudkannya. Si budi terduduk letih dibawah kolong jembatan, sambil merapikan koran-koran yang tercecer. Menunggu kapan hujan akan redah demi mengumpulkan rupiah.

Ini bertolak belakang, dengan apa yang pemerintah perlihatkan. Disaat rakyat kecil berjuang untuk melihat matahari terbit dihari esok, pemerintah sibuk dengan pertarungan politik. Pelemahan sistem hukum hingga memarjinalkan orang-orang miskin.

Pelemahan demi pelemahan hukum di Indonesia semakin menjadi bukti kuat terhadap rakyat Indonesia, bahwa pemerintah hanya menggunakan kekuasaaannya untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya.

Pemerintah tidak pernah benar-benar memberi perhatian khusus kepada rakyat kecil, si budi kecil merupakan contoh dari congkaknya pemerintah, kesenjangan si kaya dan si miskin hingga keserakahan pemerintah.

 

Friday, 12 February 2016 00:00

Ahok : Kalijodo tinggal kenangan, segera jadi lahan hijau

Written by

JAKARTA,Suarahatirakyat.com — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menekankan, ia akan segera membongkar kawasan Kalijodo, Jakarta Barat. Menurut dia, Kalijodo merupakan ruang hijau yang kini telah disalahgunakan untuk kegiatan prostitusi.

Media News

  • Most Popular
  • Latest
Top