Friday, 10 June 2016 00:00

Luhut : Saya Tidak Nyaman dan Darah Saya Mendidih

Jiwa Corsa (Suarahairakyat) Jiwa Corsa (Suarahairakyat) Jiwa Corsa (Suarahairakyat)

Suarahatirakyat.com, Jakarta - Kritikan demi kritikan semakin menghujam tubuh militer di Indonesia, komentar negative terus berdatangan dari sejumlah LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) yang konsen berbicara soal HAM. Kritikan ini pun memancing kemarahan Luhut Binsar Panjaitan yang lahir dari tubuh TNI.

Kemarahan ia luapkan disalah satu stasiun TV swasta, ia mengatakan bahwa, “jiwa korsa lah yang membuat militer menjadi lebih dari semua institusi manapun di Indonesia, media jangan hanya memojokkan pihak TNI dengan meng-Expose berita pembunuhan preman”.

“Preman yang dibunuh hanya dihukum 2 tahun penjara, padahal sudah membunuh, memperkosa & melakukan kejahatan bersama,” tambahnya.

Ia juga menegaskan, “jangan hanya mempermasalahkan kejadian di LP saja, saya sudah melihat rekaman CCTV waktu penganiayaan/pembunuhan di Hugos Cafe, ketika prajurit sudah bilang bahwa dia adalah prajurit Kopassus, tapi malah tambah banyak yang mengeroyok, kepala dipukul dengan botol minuman, sudah roboh, malah ditusuk pisau, dihajar, ditendang hingga tidak bergerak (meninggal) masih diseret-seret mayat,”.

“Saya sangat tidak nyaman, darah saya mendidih,” Tegasnya.

Kemudian Luhut mempertanyakan, “Mengapa media tidak mencari sumber CCTV di Hugos Cafe itu, coba tayangkan dan kita liat komentar dari masyarakat luas, jangan hanya mempermasalahkan kejadian di LP saja”.

Luhut pun menambahkan, “Kenapa kerjaan dari orang-orang penggiat HAM/Kontras hanya menjelek-jelekan institusi TNI terus, saya tahu mereka itu didanai asing dan ditugaskan untuk mengobok-obok institusi TNI, agar lebih menghancurkan bumi Indonesia,” tutupnya.

 

[SHR]

Read 5170 times

Media News

  • Most Popular
  • Latest
Top