Monday, 04 April 2016 00:00

Kepolisian yang memiliki tupoksi melindungi, mengayomi, melayani masyarakat haruslah menjalankan tugasnya dengan baik dan bertanggung jawab.

Jakarta, (Suarahatirakyat.com)

Sejarah mencatat di Indonesia, bahwa konflik-konflik besar berasal dari hal-hal kecil seperti perkelahian, ejek-mengejek, hinaan, dan harga diri.

Penyelesaian kasus-kasus kecil adalah hal penting dan tidak boleh di anggap remeh, sehingga sangat diperlukan penanganan secara cepat oleh pihak keamanan terkait, agar konflik kecil tidak melebar dan meluas menjadi konflik yang lebih besar.

Berdasarkan catatan, konflik-konflik sangat dipengaruhi oleh kecepatan penanganan oleh pihak keamanan dalam hal ini aparat kepolisian.

Kepolisian yang memiliki tupoksi melindungi, mengayomi, melayani masyarakat haruslah menjalankan tugasnya dengan baik dan bertanggung jawab.

Dalam hal ini kasus yang sedang terjadi di wilayah kecamatan sirimau desa batu merah, Stain Air Besar (Arbes), perlu mendapat perhatian kusus dari aparat kepolisian dan pihak terkait.

Kasus yang melibatkan dua kelompok tersebut terkait persoalan hal-hal kecil hingga menjadi besar dan menimbulkan keresahan masyarakat yang tidak ikut terlibat.

Saya atas nama Saiful Lonthor beserta Keluarga Besar Banda Ely/Elat (Wandan) menuntut dan menyatakan sikap dengan poin:

(1). Polda Maluku segera tangkap pelaku-pelaku yang menyebabkan konflik.

(2). Polda Maluku segera mengambil tindakan cepat agar konflik tidak meluas.

(3). Keluarga Besar Wandan menyatakan sikap bahwa tidak ikut dalam konflik yang sedang terjadi serta mendukung aparat kepolisian dalam hal ini Polda Maluku untuk segera menyelesaikan kasus tersebut.

(4). Mengingat bahwa Maluku adalah daerah rawan konflik sehingga di pandang perlu untuk mengambil tindakan yang cepat!

Read 5301 times

Media News

  • Most Popular
  • Latest
Top