ÀKSI BARISAN MERAH PUTIH PEGUNUNGAN TENGAH JAYAWIJAYA ,PAPUA di depan Kantor Bupati Kab. Jayaw ijaya Jl. Yos Sudarso Distrik Wamena Kab.Jayawijaya menyatakan  utk terus pertahankan Papua sbg bag integral NKRI dan Tolak separatis Papua serta bubarkan KNPB

 

Dlm aksi tsb massa melakukan   pembakaran Bendera Bintang Kejora dan Bendara KNPB.

 

Salmon Walilo (Ketua BMP Pegunungan Tengah) menegaskan

Tindakan KNPB  adlaah tindakan liar dan meminta segera Bubarkan KNPB diseluruh Prov. Papua.

 

 

Selain aksi demonstrasi, massa  menyatakan sikap tentang Bubarkan KNPB di Lembah Baliem (Wamena) oleh Aleks Logo (Koordinator Wilayah Distrik Kurulu Barisan Merah Putih), yang intinya Masyarakat Papua menolak dengan tegas seperti KNPB, ULMWP, Bintang 14 dan semua bentuk organisasi yang melawan NKRI di tanah Papua dan mengingikan perdamaian dan pembangunan di Prov. Papua.

 

 

(e.SGT)

Published in Politik
Saturday, 23 April 2016 00:00

Saya OAP Dan Pendapat Saya Tentang OAP

suarahatirakyat.com

Pertama-tama saya ucapkan terima kasih kepada www.suarahatirakyat.com yang telah bersedia untuk menerbitkan opini saya sebagai OAP (Orang Asli Papua) tentang OAP melalui kategori Opini Masyarakat di website berita ini.

Saya menyampaikan pemikiran saya ini karena saya miris dengan beberapa orang di Papua ini yang masih belum memahami tentang INDAHNYA KEBERSAMAAN DAN KEBERAGAMAN. Padahal ada yang menyebutkan bahwa PAPUA & PAPUA BARAT ini merupakan Miniatur dari INDONESIA yang mana semua suku dan agama yang ada di negara ini ada di sini.

 

Perlu kiranya kita bangga terhadap dunia bahwa negara kita adalah negara satu-satunya di dunia yang berpenduduk dengan beribu-ribu suku dan beraneka ragam agama hidup berdampingan dan saling menjunjung tinggi toleransi.

 

Sebagaimana dengan kehidupan saya di PAPUA. Saya tidak bisa memaksa siapapun harus sependapat dengan Saya, Silahkan masing-masing berjalan sesuai dgn pendapat dan pikirannya. Tapi saya hanya mau menyampaikan alasan kenapa Saya sebagai OAP memilih setia kepada NKRI, terserah sebagian kecil OAP menganggap saya pengkhianat. Tapi ini beberapa alasan Saya yang sangat mendasar:

 

Sejak Saya dilahirkan ke Bumi tidak pernah merasa terjajah oleh siapapun, kebetulan saya lahir bukan masa penjajahan Belanda maupun Jepang. Saya bebas kemana saja di seluruh pelosok Indonesia tampa gangguan apapun.
Saya tidak pernah diperlaukan Diskriminasi Oleh Sodara2 saya suku manapun. Bahkan Saya melihat banyak Saudara OAP yg menikah dengan Suku lain selain Papua.
Tidak ada satupun Hak yg dimiliki Oleh WNI lain selain Papua yg tidak dimiliki oleh OAP dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sebaliknya banyak hak khusus yg dimiliki OAP yg tidak dimiliki oleh WNI lain. Saya sudah jalan ke hampir seluruh Wilayah NKRI. Di sana Orang Papua tdk disebut pendatang, tapi di Papua ada istilah pendatang dan Pribumi.
Di Papua saya melihat jarang sekali OAP yg punya kios, jarang yg bisa bertani secara moderen atau jadi Nelayan besar, jadi tukang seperti Sodara2 Saya WNI yg lain. Artinya Kalau Papua pisah dari NKRI maka Papua akan mundur 2 abad ke belakang. Kelas papua hanya kelas jual Pinang. Karena itu Saya mau mendorong Sodara2 Saya Papua agar mau belajar yg baik, bekerja keras sehingga seluruh OAP dapat mencapai taraf hidup ygblebih baik.
Saya sudah pernah jalan2 ke berapa Negara Tetangga Wilayah Malenesia, Saya belum pernah menemukan Negara manapun di Wilayah Malenesia yg lebih maju dan lebih sejahtera dari pada Papua. Bahkan Hampi seluruh kebutuhan dasar Warga PNG dipasok dari Papua. Karena Sodara kita di Malenesia sana dikuasai oleh org Asing.
Demikian pula Hampir hampir seluruh kebutuhan dasar Papua di kirim dari Provinsi lain. Sehingga kalau Papua pisah dari NKRI maka seluruh kebutuhan pokok Papua akan diekspor dari luar, betapa menderitanya Papua kalo itu terjadi apalagi kalau kita di Embargo.
Pakta sejarah membuktikan bahwa Papua tidak pernah berdiri sendiri dalam suatu pemerintahan sendiri. Tidak pernah ada kerajaan Papua. Tapi hanya kelicikan penjajah Belandalah yg membayar sekelompok penghianat diberikan Bendera Bintang Kejora dan lagu Hai Tanahku Papua yg dianggap sebagai lagu kebangsaan. Semua simbol2 Negara boneka tersebut murni buatan dan Ciptaan Belanda, bukan karya, buatan atau ciptaan anak Papua sendiri. Jadi dimana kebanggan dan kehormatan Papua?
 NKRI selalu dituduh melakukan pelanggaran HAM dan Genocide terhadap Orang Papua, tapi kenyataannya sejak dahulu Nenek moyang kita OAP hingga jaman modern sekarang selalu perang suku, hanya karena persoalan kecil kita saling bunuh dan saling makan sesama Saudara, entah sudah berapa ribu jatuh korban karena perang suku. Justru Nkri lah melalui aparat keamanannya berusaha mendamaikan kita dan mengajarkan peradaban.
9. Di dalam hukum dan pemerintahan Orang Papua tdk dibedakan dengan suku lain. Banyak OAP yg jadi mentri, banyak yang jadi Jenderal, bahkan seluruh Gubernur dan Bupati/walikota semuanya OAP. Saya Optimis bahwa suatu saat Presidi RI adalah OAP apabila kita mau belajar keras mengisi kemampuan dan Wawasan kita.
10. Saya sangat cinta dan bangga kepada Papua, tetapi saya lebih Bangga sebagai bagian dari NKRI. Karena apabila Saya hanya menjadi Papua maka Saya sangat kerdil. Tetapi apabila saya NKRI Saya kaya. Saya bisa Pulau Jawa, Bali, Sulawesi, Kalimantan, Maluku, Sumatera dll. Dan Saya punya Saudara ribuan Suku serta bemacam2 Agama di Indonesia. Karena NKRi dibentuk bukan atas dasar Ras, agama, Suku bangsa dll. Tapi NKRI dibentuk atas dasar Bhineka Tunggal Ika (Berbeda-beda tetapi tetap satu). SALAM PERSATUAN JHON KOGOYA

(editor: sgt)

 

Published in Sosial dan Budaya

Media News

  • Most Popular
  • Latest
Top